Toko Wireless M2M Paling Lengkap dan Berkualitas!

Modem Cinterion ES75iT iRZ

Kategori : M2M Modem

PRODUCT INFORMATION

iRZ ES75IT Plastic Casing w/ Voice, Based on Cinterion Module ES75IT, Quadband 850/900/1800/1900MHz, GPRS class 12, EDGE class 12, TCP/IP stack, RS-232 Serial Interface, USB Interface, Antenna, Serial Cable, Power Supply, Box.


Warranty : 1 Tahun
Weight : gr

PRICE : Rp. 1.495.000

Overview

Modem iRZ berbasis Cinterion ES75IT merupakan modem GSM/GPRS/EDGE empat band dengan tambahan interface USB dan yang dirancang untuk bekerja dalam kondisi temperatur yang ekstrem dan kebutuhan transfer data yang tinggi, sangat sesuai untuk dipakai untuk transmit data/sms yang membutuhkan kehandalan kerja modem.



Technical Information

Technology: GSM Quadband 850/900/1800/1900MHz, GPRS Class 12, EDGE Class 12, TCP/IP stack, Voice/Data/Fax/SMS 


Features
Main ParametersEDGE class 12 – up to 236.8 kbps, GPRS class 10 – up to 85.6 kbps, MS class B, SMS: MT, MO, CB, Text and PDU modes, CSD up to 14.4 kbps, USSD, Fax group 3: class 1
Protocol: TCP, UDP,HTTP, FTP, SMTP, POP3; Intellectual watchdog timer, Several options for restarting, Hibernation mode, Track and display freezes and emergencies, USB Extension Cable


Interfaces: SIM Plug-in card reader (1.8/3V), Connector DB9 for data cable connection (interface RS232), Connector FME for GSM antenna connection, USB-B USB 2.0, Connector TJ6-6P6C for power supply connection, Indicator LEDs;


Hardware: Plastic Housing, Size(mm) 69x74x33, Weight(g) 100, Operating temperature -20~+65oC, Storage temperature -40~+85oC


Certifications/Compliances: CE Certification, GCF Certification, ROHS Compliance


ManufactureriRZ

 


Related Product

Kentongan.Com menyediakan solusi untuk Server Pulsa. Hubungi Contact Center kami untuk keterangan lebih lengkap.

" Kentongan dalam Pilar Kehidupan Tari Bali "

Sejak zaman kemerdekaan (1945) telah terjadi perubahan yang cukup mendasar dalam tari Bali. Perubahan ini dapat dilihat misalnya melalui beberapa sumber tulisan yang merekam kehidupan tari Bali di tahun 1940-an (deZoete 1946; Covarrubias 1946, Jane Belo, 1960). Hingga tahun 1920-an pengadaan dan pelaksanaan tari Bali lebih banyak berorientasi kepada pura (upacara adat dan agama) dan puri (upacara istana).

Jatuhnya peranan raja-raja dalam struktur masyarakat Bali, menjadikan peranan raja –raja memudar secara perlahan dan digantikan oleh pemerintah/negara. Munculnya industri budaya, sejalan dengan pertumbuhan pariwisata di Bali, melibatkan berbagai jenis seni tari Bali terutama di luar bentuk-bentuk kesenian sakral. Kini kehidupan tari Bali didukung oleh tiga pilar penting yaitu: pura, pemerintah, dan pariwisata.

Pilar pertama, pura, yang menyangkut institusi-institusi keagamaan termasuk adat di dalamnya, adalah pendukung dan sekaligus pengikat keberadaan tari Bali. Seperti sering diungkapkan oleh para penulis terdahulu bahwa di Bali hampir tidak ada upacara adat dan agama (upacara panca yadnya) yang tidak menyertakan seni pertunjukan. Banyak kalangan masyarakat Bali yang percaya bahwa upacara keagamaan belum lengkap dan sempurna tanpa kehadiran panca gita atau lima bunyi-bunyian yang meliputi: mantra, genta, kidung, kentongan, dan tatabuhan. Untuk    itu pergelaran seni pertunjukan (tari, drama, karawitan, wayang, dan lain- lainnya), merupakan sumber beberapa bunyi yang amat dipentingkan dalam pelaksanaan suatu upacara.


08111086006 (TSEL)
0818600686 (XL)
08158886006 (ISAT)
Kentongan.Com menyediakan solusi untuk Server Pulsa. Hubungi Contact Center kami untuk keterangan lebih lengkap.
(Shop)
(Support *)
(On Duty)