Toko Wireless M2M Paling Lengkap dan Berkualitas!

GSM Power Socket

Kategori : Alarm Control Monitoring

PRODUCT INFORMATION

GSM Power Socket TUTA S30 Dualband (900/1800MHz) 1x Power Socket, Temperature Sensor, Screwdriver, Screw, User Manual, Box.


Warranty : 1 Tahun
Weight : gr

PRICE : Rp. 750.000

Overview

GSM power socket merupakan socket/outlet listrik yang bisa dikontrol melalui modul GSM (built-in). Aliran listrik bisa dikontrol untuk on/off jarak jauh melalui perintah SMS dari handphone atau melalui remote control yang disediakan atau dapat diatur secara otomatis dengan seting waktu. Selain itu, GSM power socket juga mampu mendeteksi suhu ruangan yang dapat dimonitor melalui handphone/SMS. Sangat sesuai digunakan untuk pengatur peralatan jaringan, server, A/C, lampu dan lainnya. 



Technical Information

Technology: GSM Power Socket Dualband 900/1800 Terminal w/ 1x Power Outlet


Features:
- This socket uses a GSM SIM card.
- Remotely operate by SMS command: The socket be controlled and set by sending SMS commands.
- Input: 110V-250V/50Hz.
- Output: Max.15A for long-duration operation.
- Relay: 30A/250V relay with two working status power on/off for output outlet.
- M button: To manual control output power on/off.
- Delayed control socket output.
- Auto operates by preset schedule: Fixing-time control output power on/off.
- External temperature sensor supported: Send environmental temperature SMS to mobile phone.
- Auto operates by temperature: Available for power control of the heating or refrigeration plant, to keep the environmental temperature within presetting range or at fixed temperature value.
- SMS alarm when temperature rapid-changing or reaching the pre-set value: When it detects the rapid-changing or the reach of pre-set alert value of surroundings temperature, it can auto-send the SMS alarm message to master’s mobile phone.
- Support 5 mobile phone users.
- Auto time-synchronization.
- SMS notification upon external power source changing


Hardware:


Certifications/Compliances: CE Cert


ManufacturerOEM

 


Related Product

Kentongan.Com menyediakan solusi untuk Server Pulsa. Hubungi Contact Center kami untuk keterangan lebih lengkap.

" Kala Bedug dan Kentongan Menakutkan Penjajah "

Peristiwa dipantik pada 13 Desember 1913. Ketika itu, Mandor Tumpang dari Kampung Setu (sekarang Bintara, Bekasi Barat), menampar anggota Sarekat Islam bernama Sinen dan Saimban. Keduanya lantas mengadu kepada anggota Sarekat Islam, Djaja. Mendapat pengaduan, Djaja masuk ke Langgar (Musala) Pak Karim, dan memukul bedug sebagai tanda meminta pertolongan sesama penduduk dan anggota Sarekat Islam. Warga kampung lain yang mendengar bunyi bedug, lantas memukul bedug di Langgar masing. Mereka juga memukul kentongan. Dalam waktu singkat, berdatanganlah sekitar 3.000 orang dari berbagai kampung di Distrik Bekasi ke arah rumah mandor Tumpang.

Mandor Tumpang telah siap tempur bersama ratusan pengikutnya. Takut terjadi pertumpahan darah, Assisten Residen Meester Cornelis S. Cohen F.Z.N memerintahkan Wedana Bekasi Raden Bachram segera ke lokasi. Cohen juga menelepon Komando Militer Afdeeling Meester Cornelis. Cohen memimpin pasukan dari Meester Cornelis ke Kampung Setu yang berjarak sekitar 20 kilometer. Perkelahian massal pun diredam di bawah ancaman senjata api.

Cohen memanggil seluruh pejabat Bekasi. Dengan nada marah, dia menginstruksikan patih, kontroleur, dan wedana, agar memerintahkan penduduk membunyikan bedug dan kentongan. Cohen membuat surat perintah bernada amat keras, “Soerat Britaoe” disebarkan kepada penduduk, serta dimuat di beberapa media massa:

Kita Assisten-Residen Meester Cornelis memberi tahoe kepada semoewa pendoedoek kampoeng, maka tadi pagi kita beri prentah kepada kepala2 dari perkoempoelan Djoemietoel Islam bernama Hadji Ibrahim, Ngeja, Sapat dan Djaijan, maka kita tida trima lagi sekali2 dia bikin soesah pada anak priboemi, seperti soedah kedjadian ini, dilarang kras pada semoea orang poekoel bedoeg dan datang dengan banjak orang ke tempat mana bedoeg kepoekoel.

Djika ini kita poenja prentah dilanggar jang moekoel bedoeg dihoekoem rol dan orang kepala ampat itoe hendak ditangkap boeat ditahan diboei, soepaja di blakang hari Kandjeng Goevernement bisa poetoes apa maoe kedjadian sama dia.

Meester Cornelis, 17 December 1913
De Assisten-Residen
(Bertanda)
S. COHEN F.Z.N


08111086006 (TSEL)
0818600686 (XL)
08158886006 (ISAT)
Kentongan.Com menyediakan solusi untuk Server Pulsa. Hubungi Contact Center kami untuk keterangan lebih lengkap.
(Shop)
(Support *)
(On Duty)
Mohon maaf, saat ini contact center kami tutup, belanja online 24 jam tetap beroperasi. Hubungi kami kembali saat jam kerja. Pelanggan Platinum silahkan menghubungi Account Relation.