Toko Wireless M2M Paling Lengkap dan Berkualitas!

GSM MMS (SMS) Alarm

Kategori : Alarm Control Monitoring

PRODUCT INFORMATION

GSM MMS Alarm Triband (900/1800/1900MHz) Waterproof case, CCD Camera w/ Infrared, Antenna, 2xRemote Control, Wireless Door Magnetic Sensor, Wireless PIR Motion Sensor, Power Supply, User Manual, Box.


Warranty : 1 Tahun
Weight : 1450 gr

PRICE : Rp. 1.999.000

Overview

Sistem alarm menyatu dengan terminal GSM dilengkap kamera MMS infrared, panic button dan sensor wireless. Sistem alarm ini dikendalikan melalui perintah SMS, dapat mengambil dan mengirimkan gambar MMS ke handphone, saat mendeteksi gerakan, secara periodik ataupun saat diperintahkan. Sangat sesuai untuk digunakan sebagai alat keamanan di kantor, rumah maupun yang membutuhkan pengawasan. Sangat ringkas dan flexibel karena dapat mengirimkan gambar secara langsung ke handphone.



Technical Information

Technology: All-in-one GSM (SMS/MMS) Triband 900/1800/1900 Terminal with Wireless Sensors and Builtin IR CCD Camera Waterproof Casing


Features:
1. Can arm or disarm by SMS or remote control or by voice call; 
2. Equiped with CCD camera with infrared led; 
3. Automaticed send SMS Alert to pre-set cellphone when it triggered; 
4. Automaticed dial Pre-set alarm phone numbers when it triggered; 
5. Automaticed send Photo to pre-set cellphone by GPRS MMS when it triggered (MMS alarm); 
6. Supports up to 16 Pcs wireless sensors, each sensor can be named by user; 
7. Supports 5 alarm telephones; 
8. Supports SMS Commands to require photos at anytime; 
9. Supports SMS Commands to set the system; 
10. The IR Camera supports Motion detection function; 
11. Standby internal rechargeable battery which can last 12 hours;


Interfaces:

Sensors
Wireless sensor receiving frequency: 433 MHz
Wireless sensor permission quantity: 16Pcs
Effective distance wireless of remote control: 100 m
(Optional Sensors) Combined Light and Siren, PIR Motion Sensor, Glass Break Sensor, Magnetic Window Sensor, Magnetic Steel Scrolling Door Sensor, Infrared Photoelectric Beam Fence, Our Other Wireless Sensors

Camera
Camera type: IR CCD Camera, 3000000 Pixel
Image resolution: 640×480
Camera shooting angle: 60°(horizontal), 60°(vertical)


Hardware: Size(mm) 90x72x23, Weight(g) 1.450, Operating temperature -30~+50oC, Storage temperature -30~+60oC, Input voltage 12V DC, Status Current: <50mA, Working Current: <2500mA, Relative humidity: 10-90%, No condensation, Built-in lithium-ion battery 1000mAh w/ Standby time  Approx.12hours (depending on the network condition)


Certifications/Compliances: CE Cert


Manufacturer: OEM


Related Product

Harga produk toko.kentongan.com bisa ditawar?
Kami selalu berusaha memberi harga jual terbaik, namun anda tetap bisa mengubungi kami untuk penawaran terbaik, serta perbandingan harga  yang lebih bersaing. Semua untuk pelanggan kentongan.com.

* Catatan : Harga dan spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan.

" Kala Bedug dan Kentongan Menakutkan Penjajah "

Peristiwa dipantik pada 13 Desember 1913. Ketika itu, Mandor Tumpang dari Kampung Setu (sekarang Bintara, Bekasi Barat), menampar anggota Sarekat Islam bernama Sinen dan Saimban. Keduanya lantas mengadu kepada anggota Sarekat Islam, Djaja. Mendapat pengaduan, Djaja masuk ke Langgar (Musala) Pak Karim, dan memukul bedug sebagai tanda meminta pertolongan sesama penduduk dan anggota Sarekat Islam. Warga kampung lain yang mendengar bunyi bedug, lantas memukul bedug di Langgar masing. Mereka juga memukul kentongan. Dalam waktu singkat, berdatanganlah sekitar 3.000 orang dari berbagai kampung di Distrik Bekasi ke arah rumah mandor Tumpang.

Mandor Tumpang telah siap tempur bersama ratusan pengikutnya. Takut terjadi pertumpahan darah, Assisten Residen Meester Cornelis S. Cohen F.Z.N memerintahkan Wedana Bekasi Raden Bachram segera ke lokasi. Cohen juga menelepon Komando Militer Afdeeling Meester Cornelis. Cohen memimpin pasukan dari Meester Cornelis ke Kampung Setu yang berjarak sekitar 20 kilometer. Perkelahian massal pun diredam di bawah ancaman senjata api.

Cohen memanggil seluruh pejabat Bekasi. Dengan nada marah, dia menginstruksikan patih, kontroleur, dan wedana, agar memerintahkan penduduk membunyikan bedug dan kentongan. Cohen membuat surat perintah bernada amat keras, “Soerat Britaoe” disebarkan kepada penduduk, serta dimuat di beberapa media massa:

Kita Assisten-Residen Meester Cornelis memberi tahoe kepada semoewa pendoedoek kampoeng, maka tadi pagi kita beri prentah kepada kepala2 dari perkoempoelan Djoemietoel Islam bernama Hadji Ibrahim, Ngeja, Sapat dan Djaijan, maka kita tida trima lagi sekali2 dia bikin soesah pada anak priboemi, seperti soedah kedjadian ini, dilarang kras pada semoea orang poekoel bedoeg dan datang dengan banjak orang ke tempat mana bedoeg kepoekoel.

Djika ini kita poenja prentah dilanggar jang moekoel bedoeg dihoekoem rol dan orang kepala ampat itoe hendak ditangkap boeat ditahan diboei, soepaja di blakang hari Kandjeng Goevernement bisa poetoes apa maoe kedjadian sama dia.

Meester Cornelis, 17 December 1913
De Assisten-Residen
(Bertanda)
S. COHEN F.Z.N


08111086006 (TSEL)
0818600686 (XL)
08158886006 (ISAT)
PIN:
25DCACF1 (Shop)
(Shop)
(Support *)
(On Duty)
Mohon maaf, saat ini contact center kami tutup, belanja online 24 jam tetap beroperasi. Hubungi kami kembali saat jam kerja. Pelanggan Platinum silahkan menghubungi Account Relation.